"Tidak ada yang sempurna di dunia.. Jika begitu adanya, mengapa masih mengharap berlebih dari apa yang sudah diberi oleh-Nya? Sekalipun masalah yang menyapa, ia bukan masalah yang tak ada jalan keluarnya. Karena pada-Nya saja, kita mengharap dan meminta.."

Postingan Populer

Label

Sampai detik ini, alhamdulillah... Aku masih berada di dalam barisan kafilah dakwah. Bagiku, dakwah bukanlah suatu tugas serta kewajiban para da'i saja. Melainkan kita semua memiliki kewajiban untuk 'menyampaikan'. Ya. Apa saja ilmu yang kita peroleh, hendaknya bisa menjadi nasihat bagi saudara/i kita lainnya.

Sehingga, jangan saling tuding... "Kamu tuh kurang ahsan dalam menyampaikan", "Astaghfirulloh, kok kamu menyampaikan apa yang tidak kamu kerjakan?" atau "Aku lelah kerja sendirian, mana bukti yang namanya 'ukhuwah'?"

Kalau sudah ada kata-kata seperti itu, mungkin perlu kita renungkan kembali... Sejauh mana arti DAKWAH bagi kita. Mengapa? Sebab jika kita sudah mengaku aktivis dakwah, seharusnya kita sudah terlepas dari keluhan-keluhan yang pada akhirnya merontokkan daun pahala dakwah kita selama ini.

Jangan sampai dakwah dijadikan ajang untuk unjuk gigi karena pintar ber'orasi, atau pintar memimpin syuro.. Atau handal dalam menjadi pembicara dalam sebuah acara-acara keislaman. Nothing. Mari kita luruskan, bahwa dakwah bukan yang seperti itu...

Menurutku, dakwah adalah kerja kita yang mandiri. Kerja sendiri-sendiri dalam dakwah fardiyah, menyampaikan pesan ke siapapun... Bukan justru bertausyah pada ikhwan-akhwat lain yang telah 'faham'. Bagiku, dakwah itu bukan sekedar nampang nama sebagai pengurus dalam sebuah Lembaga Dakwah Kampus, Lembaga Dakwah Fakultas atau Lembaga Dakwah Jurusan dan lemabaga-lembaga keislaman lainnya. Untuk apa tercantum nama kita, tapi peran kita NOL besar?! Apa kata dunia?! Kita memang butuh teman dalam berdakwah, tapi bukan teman yang justru menjadi beban bukan??

Pemahaman yang keliru saat ini, bahwa ketika sudah amal jama'i, maka dianggap sudah berhasil dalam berdakwah. Namun, coba kita lihat masing-masing peran diantara kita. Sudahkah berjalan dengan penuh maksimal?

Untukmu yang menjadi ketua Lembaga keislaman, apakah sudah dijalankan visi misi yang tercantum dalam program kerja kepengurusanmu?

Untukmu yang menjadi anggota dari Lembaga keislaman, apakah sudah kau taati ketuamu? Sudahkah bahu membahu menjalankan program kerja bersama dengan ketua serta anggota lainnya?

Coba tanyakan kembali ke diri. Apa arti dakwah yang sebenarnya bagi kita...

2 Responses so far.

Leave a Reply

Silakan beri komentar yang tidak mengandung pornografi, unsur SARA, ancaman atau komentar negatif lainnya...

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments